Cara Membuat Alat Penghemat Listrik Sendiri di Rumah

Cara Membuat Alat Penghemat Listrik Sendiri di Rumah – Penggunaan sumber daya listrik kini kian meluas. Tidak hanya untuk daerah perkotaan, setiap rumah dipedesaan pun kini sudah menggunakan listrik sebagai sumber penerang dan penyokong berbagai kegiatan. Hal ini membuat penggunaan listrik diseluruh wilayah semakin meningkat. Terlebih lagi kini banyak peralatan rumah yang menjadikan listrik sebagai sumber dayanya. Dampaknya adalah meningkatnya biaya pada saat tagihan listrik.

Cara Membuat Alat Penghemat Listrik

Fenomena yang ada saat ini, penggunaan listrik dikehidupan sehari-hari sangat tinggi. Tidak jarang disetiap bulannya, tagihan listrik untuk rumah-rumah terus meningkat. Apalagi pemerintah saat ini menaikkan tariff biaya listrik untuk semua daya yang ada. Untuk itu, diperlukan berbagai macam cara untuk bisa menghemat penggunaan listrik setiap hari. Salah satunya adalah dengan membuat alat penghemat listrik.

Cara membuat alat penghemat listrik pada dasarnya bisa dilakukan oleh siapa saja. Bahkan peralatan untuk membuat alat tersebut pun dapat dengan mudah ditemukan. Yang terpenting dalam tata cara pembuatan alat ini adalah memahami cara kerja dari alat penghemat itu sendiri. Dalam perkembangannya, alat penghemat ini bisa berupa trafo. Alat ini berfungsi menyimpan aliran listrik yang kemudian menyalurkannya ke peralatan yang ada dirumah.

Alat Penghemat Listrik

Untuk bisa membuat alat penghemat seperti trafo ini, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan 2 metode. Kedua metode ini bisa dipakai untuk menghemat listrik berupa pulsa elektrik atau non elektrik. Metode pertama memungkinkan Anda untuk menghemat pemakaian daya listrik yang dipasang sebelum meteran. Artinya, pemakaian daya listrik setelah dipasang alat penghemat, tidak akan masuk ke perhitungan meteran.

Untuk metode penghemat listrik kedua, pemasangan alat penghemat listrik dilakukan setelah meteran berjalan. Berbeda dengan metode sebelumnya, pemasangan alat ini tidak akan mempengaruhi perhitungan daya pakai listrik. Metode ini bekerja mengatur aliran listrik yang masuk ke rumah. Jika melihat kedua metode pemasangan alat penghemat listrik, yang perlu kita perhatikan adalah legal tidaknya hal tersebut dilakukan.

Penghemat Listrik

Pemasangan sebuah alat untuk menghemat listrik sebelum masuk ke meteran pencatat pada dasarnya termasuk tindakan illegal dan dilarang. Berbeda dengan pemasangan alat ketika pencatatan arus listrik sudah melewati meteran, hal tersebut tidak dipermasalahkan kedepannya. Satu yang pasti, pemasangan alat penghemar sebelum pencatatan meteran merupakan cara yang lebih efisien dan bekerja sebenar-benarnya penghemat.

Cara membuat alat penghemat listrik yang dipasang sebelum masuk ke jaringan meteran sebenarnya sangat mudah. Hanya dibutuhkan alat semacam trafo yang biasa digunakan pada jaringan listrik pabrik atau industri. Cara kerjanya pun sangat mudah dipahami, trafo akan mengubah puncak gelombang atau kurva cosines arus listrik, sehingga pemakaian daya listrik tidak langsung tercatat dalam meteran.

Meteran Listrik

Cara lain untuk menghemat daya pemakaian listrik adalah dengan membuat alat seperti kapasitor dan coil secara bersamaan. Kedua alat ini bisa dibuat dengan memanfaatkan kawat tembaga atau bahan yang bisa menghantarkan arus listrik lainnya.

Berbeda dengan cara membuat alat sebelumnya, untuk alat penghemat listrik yang dipasang setelah tercatat meteran bisa dilakukan dengan cara kerja yang sederhana. Biasanya alat yang dibuat untuk cara ini berupa kapasitor AC. Selain itu, kapasitor juga berperan sebagai buffer listrik yang bisa digunakan setiap saat ketika terjadi daya tarikan listrik mendadak.

Kapasitor Bank

Kapasitor AC yang juga menjadi buffer ini menjadi kapasitor bank yang menyimpan arus listrik yang berlebih, sehingga penggunaan listrik akan termanage. Beban listrik yang dipakai tidak langsung menggunakan arus listrik pada pusat, tetapi terlebih dahulu menggunakan listrik pada kapasitor. Dengan begitu, pencatatan tagihan listrik pada meteran tidak akan tinggi.

Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat alat penghemat listrik dengan dua metode berbeda. Pastikan Anda menggunakan cara yang legal dan tidak dipermasalahkan oleh PLN sebagai pihak berwenang dalam penggunaan listrik.

TAG

tips penghemat penggunaan listrik rumahan
Cara Membuat Alat Penghemat Listrik Sendiri di Rumah | Yanti Adriyanti | 4.5